Sebuah Percintaan Yang Tak Berakhir
Adalah susu hangat di saat dingin
dalam mug putih tertoreh namamu
Adalah lembayung senja di pantai nelayan
bayangan pejalan laut di tepi mentari
Adalah mega-mega yang bergerak dan seringkali bertemu
seperti genggaman tangan kita
Adalah lagu, restoran, jalan di tengah gerimis,
dan kenangan-kenangan manis
Adalah seribu mimpi, khayalan, dan semoga benar kenangan
Kugenggam tanganmu dan kubisikan di telingamu:
“Aku rindu padamu, sudikah matikan cahayaku?
agar ku redup, dan kau menyala terang:
di sini…”

nice piece, lad.
Posted by: gema | April 24, 2007 09:09 AM
tidaaaaaaaakkk.... huwhuwhuw...
Posted by: Sisie | April 27, 2007 01:59 AM
sisie..., what's up sis?!
Posted by: Maria | May 2, 2007 10:24 PM
nosa, gw link di MP gw yahh...
Posted by: Maria | May 11, 2007 02:50 AM