« Sajak Pemecah Kesepian Abadi | Main | Dan Farajmu Berkilauan Di Ujung Malam »

Biarkan!!

Luka yang kau balut perban

sudah bernanah dan membusuk

.

Amphetamin & Heroin

hanya menidurkan rasa

tapi tidak hilang aroma

yang menyebar beterbang

di seluruh ruang

.

Setiap kau buka balutan

dan ganti perban baru

radang menggigit sekerjap

dan mulai lagi kau kulaknat

.

Padahal darimu seakan harapan

tak pernah habis

.

Sementara ini luka melubang

memakan semua asa

.

Baiknya kau lepaskan saja aku

dari rawatmu, kasih

.

Dan biar arwahku yang mencintaimu ruah;

bukan tubuh penuh luka ini

.

Pergilah, sayang,

dan biarkan aku mati

dalam sepi

.

Margonda, 2007

                            

Comments

Post a comment

Post a comment

Name:

You are currently signed in as .