« Biarkan!! | Main | Menghilangkan Gema »

Dan Farajmu Berkilauan Di Ujung Malam

Dan farajmu berkilauan di penghujung malam

Ialah cahaya bukit sina yang membawa peradaban

darinya bintang-bintang mati dan semesta dimulai

aku yang serpihan anai membentuk diri

.

Aih,

Dan farajmu yang berkilauan di penghujung malam

di antara kedua belah pahamu aku berserah

membiarkan diri berdansa dengan anggun

diiringi gending-gending waktu

yang melayangkan partikel udara

.

nafasku,

jiwa yang tubuh memompa dirinya sendiri

terus berlari, mengayuh terengah untuk mati

hanya tuju kau, sayang,

sayang,

sayang

 

aku

sayang

kau

.

hingga waktu berhenti dan hatiku tak lagi di sini

hingga mati terlewat dan akhirat tersibah

.

aku akan terus menuju

ke farajmu yang berkilauan

hingga di penghujung malam

sayang,

.

aku

                sayang

                                    kau

.

Margonda, 2007

                            

Comments

Hehehe, gw cuma ngerti "farajmu", ough, dr koleksi cerite hanget tuh yeu, Pak Cik Nosa:p

Post a comment

Post a comment

Name:

You are currently signed in as .