« Kepada Yang Terkasih | Main | Moonlight on The Water »

Sajak Untuk Diri

Nosa, Apa belum cukup seluruh kesakitan yang kau lihat?
Apa belum sakit semua luka yang tertoreh?
Apa belum habis torehan di kulitmu?
.
Kujawab: Aku adalah seorang narapidana
Yang terpenjara di tembok kulit
Setiap hari yang berjalan lalu
Kutoreh di tembok kulit itu

.
Kulitku sendiri.
.

Nosa, Apa saja yang dirasakan matamu?
Apa saja mulut yang kau dengar?
Apa saja telinga yang kau lihat?
.
Kujawab: Mataku merasakan sesak
Tenggelam dalam lautnya
Mulutku mendengar perih
Teriakan kematian cinta-cinta
Telingaku melihat tangis
Ketidakberdayaan semua kita
.
.
Nosa, Kau tidak salah. Kau hanya hidup.
.
Kujawab: Kau yang salah
Aku tak hanya hidup
Aku membunuh hidup
Hanya untuk hidup
.
Binatang aku adanya!
.
Nosa, Hanya kau adamu. Matilah kau bersamamu

.
Kujawab:
Tidak Matilah kau bersamaku
Karena kau mencintaiku

,
. . . Untuk semua orang yang mencintaiku…
Margonda, 2007

                            

Comments

Binatang aku adanya!

auw!!!

i suka

muach

dj p0p

nosa...berat banget sih puisinya??? hiks... gw kan jadi ngga ngerti. hehhehee maklum lah, otak gw cetek.

Post a comment

Post a comment

Name:

You are currently signed in as .


My Photo
Powered by Friendster Blogs