« Puisi Kamu yang Bukan Puisi | Main | Yang Membatu dan Menungguku »

Mereka Yang Kutinggal Pergi

Mereka adalah orang-orang yang hidup di pantai resah

Gelap di pagi hari, kelam di senja, dan memuja-muja citraan

Mereka memuja sebuah foto Matahari terbenam di pantai nan jingga

Karena foto itu adalah berhala paling bercahaya di hidup mereka

.

Di Pantai Resah mereka, senja dipotong dan dikantongi untuk yang terkasih:

Yaitu diri mereka masing-masing; sebuah imajinasi ketika masturbasi

.

Aku hendak mengambil foto itu dan merobek-robeknya

Tetapi mereka pasti akan membunuh lalu memakanku terlebih dahulu

Mereka buta warna cahaya dan tak mau melihat senyatanya senja

Atau ungunya pagi, birunya cerah siang, terangnya mentari, atau awan mendung yang menari dengan gaun abu-abunya diselingi irama guntur…

.

Yang siapa tahu bisa ditemukan di balik samudra sana

dan membuat mata melihat lebih dari sekedar warna gradasi jingga

.

“Lebih baik hidup menyembah citra, daripada menyebrang berbuah duka!”

Kata mereka, sementara tak tahu menahu ada apa di seberang pantai resahnya

.

Aku takut air, aku tak bisa berenang

Tapi aku lebih takut dengan warnaku yang semakin hitam putih:

Rambutku menghitam, kulitku memucat dan mataku memutih

Sementara foto itu semakin bercahaya, semakin disembahsujudi

.

Persetan, aku akan berenang,

Menyebrangi samudra dan mencari warna

Atau mati tenggelam dalam kesuraman

‘Mati suram lebih baik daripada hidup suram,’

pikirku

.

Dan aku tenggelam, hampir mati

Sampai insang-insang tumbuh di hati

Aku ini makhluk unggul berevolusi

Jika saja alam masih ibunya beri:

.

Bahkan Ikan bisa Jadi Burung!

.

Dari sini, pantai resah mereka berwarna abu-abu

Persis sebuah film noir rekaman masa lalu

Dan aku berwarna pelangi, bebas menggebu

Lautan menyucikanku dari kehitamputihan

.

Dari sini, mereka adalah tokoh dalam tv Flatscreen

Yang kalau aku bosan, tinggal kutekan tombol merah

Maka matilah mereka semua

Sambil memandangi sebuah foto

.

Senja berwarna jingga untuk kekasih mereka:

Fetishism Egoism 

Mereka masturbasi sampai mati!

.

Margonda, 2008

                            

Comments

Post a comment

Post a comment

Name:

You are currently signed in as .


My Photo
Powered by Friendster Blogs