Waltz is Blues, isn't B?

Tuts tuts lantai dansa bagi jemari
dan setiap alunannya bernada tari
Maukah kau berdansa sekali lagi

Walau malam telah patah dan mawar telah basah
Biar keluh telah kesah dan manis telah sepah

Namun nada-nada tetap menjadi
dan kita bisa menari sampai pagi

Hingga jemari letih menapak
dan string putus serentak
membunuh kita dalam sehentak
lalu sepi yang teriak menyeruak

Bisakah kau tetap bermimpi
dan membiarkan berdua mati
layaknya sepasang kekasih hati
yang dikubur dalam sepeti

dalam pemakaman imajinasi?

                            

Danau Janji

Kau bilang:

“Payahlah kita, jika begini

Tak akan menyatu perih ini”

.

Kau menagih janjiku dulu

Tuk membawa kau dan aku

segera pergi jauh menuju

dan hilang dalam waktu

.

Tak bisa kuberkata apa

Janji tinggal janji

Namun ku tak jera

Tuk terus berjanji

.

Belum lagi sempat terpenuh

Janji baru sudah tersauh

Akh, celaka! Tepian menjauh!

.

Tapi janganlah menangis, sini kau ku rangkul,

Tak perlu ingat jalan pulang, karena rumah

kelahiran kita adalah awal ketersesatan ini

.

Sudahlah, terlanjur jauh kita meniti

Tak perlu kau tambah air danau ini

Dengan membuang indah telaga matamu

.

Aku janji akan kupenuhi janjiku

kita pasti akan menghilang, sayang

Saat kita sudah menemukan

Kau dan aku

Margonda, 5 April 2007

Tanah

Aku ingat kala itu
pilar-pilar cahaya menerobos langit
menyepuh tanah basah

Di situ aku berdiri berlumuran lumpur
Setelah kutembus badai dan
kulewati batas-batas
untuk menggapaimu
ketiadaan...

keluar dari lumpur
terselimuti cahaya matahari
terang benderang, silau menyilau
daging mengarang, beku jadi batu

lumpur-lumpur setubuh denganku
batu-batu kini seluruhku karang
hingga nanti dimakan waktu
jadilah tanah basah dari karang

from dust to dust
from ashes to ashes
dari tanah kembali ke tanah

Kancut, Mei 06

'69

My dick miss your mouth
My tongue miss your cunt
Back then in the 69
we surrounded the fire
and dance with passionate lust

My tones killed father
My strums fuck mother
Back then in the 69
we surrounded the fire
and dance with passionate lust

O, let us make this cermon alive
Take a knive make a hole on the earth
we give her cunt she fuck us up
we give her mouth she suck us in
she give us dick we put it in
she give us tongue we lick it up

All men are no brothers in this land of copulation
We gather here to kill each other
            sonfathergrandfatherancestor
Hear me saying:
            The Fittest Will Fuck
            The Mother
                   The Queen of bees
                     In the time we strung our strings
                               In the '69.

Margonda, 291006

Menatapmu di Malam Buta

                                                                                                                            buat Silka

Menatapmu di malam buta
Kuhirup harum rambutmu
Kukecup tawar bibirmu
Dan kala itu Purnama menutup mata

Menatapmu di malam buta
Aku rasa ini rasa ikut saja
Berdansa dengan aliran danau
Dan gemerlap cahaya artifisial

Entah siapa yang buta kini
malam-malam sepi,
purnama yang sembunyi di balik ranting,
atau kau dan aku yang satu kala terbaring
dan tak ingin lihat lagi hanya rasa jadi
fa ya kun fa ya kun fa ya kun

Ia hembus kita hidup
dan danaupun tergelitik
ketika aku menatapmu
di malam buta

101006

Kama

Ia tak punya tangan tak punya kaki
Tak punya mata tak punya hidung
Tak punya mulut tak punya kuping
Tak punya indra tak punya rasa
Tak punya isi tak punya hampa
Tak punya diri tak punya siapa

Tapi di dalam sini ia punya segala
Waktu senja ia rasa
Pagi jelang ia jaga
Malam kelam ia peluk
Sore mendung ia ratap

Dalam gelap
Ia rangkul kupunya tubuh
Aku aman di dalamnya
Walau hingar bingar
Cerca dunia meracau
Baginya burung pagi kan berkicau
Dan bagiku esok takkan sama

Bersamanya aku binasa &
Bersamanya aku kekal


                                                                                                            Margonda, Sept 06

My Photo
Powered by Friendster Blogs